Berita

Berita Thumbnail
Rabu, 30 Juni 2021
Oleh: Admin

Seminar DUNIA, OH DUNIA…

Pusat Studi Reka Rancang Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain menyelenggarakan seminar Dunia, Oh Dunia… pada hari Rabu, 30 Juni 2021 secara daring. Acara dibuka oleh Dekan FSRD, Dr. Sangayu Ketut Laksemi Nilotama, M.Ds dan dihadiri oleh para mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam sambutannya Dekan mengutarakan tentang kondisi dunia saat ini yang sebelumnya terasa indah dan gemerlap menjadi muram dan sedih akibat pandemi COVID-19. Dan dalam seminar ini akan dikupas kondisi dunia saat ini dari sudut pandang keilmuan filsafat seni rupa dan desain.

Sebagai pembicara: 1. Prof. Yasraf Amir Piliang, Pemikir Kebudayaan Indonesia, Guru Besar Institut Teknologi Bandung, dengan materi “Setelah Dunia Dilipat” 2. Alfathri Adlin, Alumni STF Driyarkara, dengan materi “Setelah Keterpilahan Dunia” Pada materinya, Pembicara pertama memaparkan uraian dari pertanyaan-pertanyaan fundamental tentang Dunia: Hidup, Manusia, Komunitas, Subjek, yang melahirkan pemikiran tentang konsep-konsep Plastisitas, Animalitas, Parasitisme, dan Subjektivitas dalam kehidupan manusia di dunia. Konsep-konsep tersebut saling berkaitan satu dengan lainnya, dan pada tingkat tertentu memengaruhi praktik seni dan desain. Keilmuan desain pada akhirnya perlu mengembangkan kepekaan terhadap manusia dan kebudayaan, dan menghadapi problema-problema di kehidupan saat ini.

Pembicara kedua, memaparkan tentang Manusia dan Ilmu dalam Visi Anti-Esensialis dan Ateologi. Ketakutan manusia pada virus yang mengancam, namun sejatinya manusia membawa berbagai sifat yang mengoyak peradabannya. Pada dunia yang terpilah-pilah, terdapat pemisahan antara Teori dan Praksis, Ilmu dengan Agama, Moralitas Privat dan Publik, Alam dan Budaya. Pendangkalan dunia maya menjadi ancaman pada pembelajaran manusia dalam kehidupan di dunia ini.

Kegiatan ini merupakan diskusi kritis atas kebanalan manusia yang adakalanya mementingkan diri sendiri, menjadi parasit terlebih lagi dalam keadaan sulit dan terjepit, ungkap Dr. Wegig Murwonugroho, selaku Moderator. Semoga melalui acara ini dapat memperluas wawasan kita semua sebagai warga dunia tentang desain dan kebudayaan.

Sumber Berita : Humas FSRD Usakti